Hasil Google AdSense Tidak Maksimal, Ini Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula

oleh -117 Dilihat
Google AdSense
Google AdSense

Akhir-akhir ini marak tersiar kabar  mengenai penghasilan dari Google AdSense yang bisa mencapai miliaran rupiah. Hal ini membuat pengajuan pendaftaran akun AdSense kian meningkat.

Hanya saja, tekad untuk mendapatkan penghasilan dari AdSense tidak diiringi dengan pengetahuan yang cukup. Akibatnya, hasil yang diperoleh pun tidak bisa maksimal.

Google AdSense
Google AdSense

Hal Yang Membuat Hasil dari Google AdSense Tidak Maksimal

Tidak sedikit orang yang gagal ketika mencoba peruntungan di dunia Adsense. Ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang cara tepat mendulang rupiah dari AdSense.

Bahkan, tidak sedikit yang gagal ketika baru masuk pada tahap pendaftaran. Apa saja yang membuat kegagalan tersebut terjadi? Berikut penjelasannya.

Asal Beli Konten

Kesalahan pertama yang kerap dilakukan oleh pemula adalah tidak memiliki skill menulis konten yang berkualitas. Selain itu, Anda pun tidak memiliki ide konten yang bisa menarik perhatian pengunjung di situs Anda.

Demi memenuhi syarat dan lolos Google AdSense, maka Anda membeli konten yang banyak ditawarkan di internet. Sayangnya, minimnya pengetahuan tentang cara menilai berkualitas sebuah konten membuat Anda membeli konten secara asal.

Hasil Google AdSense Tidak Maksimal Akibat Posting Konten Tidak Berkualitas

Akibat sering membeli konten tanpa menilai kualitasnya, timbullah kesalahan yang kedua saat berada di bisnis blog dan AdSense. Yaitu sering upload konten yang lemah, tidak sesuai dengan tema situs, dan tidak SEO friendly.

Padahal, AdSense ini merupakan SEO-minded yang sangat memperhatikan kualitas konten. Dan hal tersebut sangat berkaitan dengan skill kepenulisan yang mumpuni. Selain itu, mental pun harus tetap prima agar konsisten menciptakan konten yang berkualitas.

Baca Juga:  Bagaimana Langkah Tepat Belajar Trading?

Untuk panjang konten, sebaiknya tinggalkan kebiasaan upload konten 300 kata. Jangan harap Anda bisa masuk dengan mudah di halaman pertama Google dengan konten yang hanya 300 kata atau bahkan kurang.

Setidaknya, Anda harus membuat konten yang berkualitas sepanjang 1.000 kata atau lebih. Minimal konten tersebut di-upload satu kali dalam satu minggu yang dilakukan secara konsisten.

Google AdSense
Google AdSense

Buat Backlink Secara Brutal

Kesalahan ketiga yang kerap dilakukan oleh para pemula untuk mendapatkan penghasilan dari Google AdSense adalah terlalu semangat pada pembuatan backlink sehingga mengisi satu konten dengan banyak backlink.

Hal ini justru merugikan karena membuat bisa membuat blog atau website hilang dari Google. Selain itu, ada pula yang malas atau tidak bisa membuat backlink sehingga tergiur pada penawaran backlink dengan harga yang murah di forum atau marketplace.

Walaupun hal ini tidak dilarang, namun sebaiknya pemilihan jasa pihak ketiga pembuat backlink (optimasi keyword) juga harus diperhatikan kualitasnya. Simak juga tentang google adsense yang bisa menambah pemasukan.

Fokus ke Sumber Traffic

Kesalahan berikutnya yang membuat blog atau situs yang telah terdaftar di Google AdSense tidak mendatangkan hasil maksimal adalah terlalu fokus pada traffic-source. Ini dikarenakan terlalu ingin membuat konten yang viral dan disukai pembaca.

Namun, disisi lain Anda juga ingin mendapat traffic bagus dari Google, sehingga fokus pada penebaran backlink yang berlebihan di berbagai tempat. Hasilnya bisa saja baik jika penempatan backlink rapi dan bersih. Jika tidak, hasilnya akan nihil alias jalan di tempat.

Optimasi Konten Salah Kaprah

Kesalahan yang satu ini juga kerap dilakukan oleh para pemula dalam mengelola situs atau blog yang terdaftar di Google AdSense, yaitu mengoptimasi konten secara asal atau ngawur.

Baca Juga:  Berbagai Situs Dengan Pendapatan Google Adsense Yang Baik

Hal ini akar permasalahan sebenarnya masih di sekitar pengetahuan akan konten yang berkualitas dan tidak mau mencoba belajar membuat konten sendiri yang bagus. Selain itu, cara berpikirnya pun kurang kreatif sehingga susah untuk menemukan ide.

Akibatnya, saat harus membuat konten dengan tema tertentu, pikirannya menjadi buntu tidak bisa mencari ide kreatif yang sesuai dengan tema yang diinginkan. Padahal, setiap tema tulisan masih bisa di-breakdown secara luas.

Namun, akibat kurang kreatif itulah sehingga tema yang sederhana sekalipun tidak bisa diolah menjadi tulisan yang kaya dan berkualitas.

Jalan pintas yang sering diambil oleh para pemula adalah mengulang kalimat secara berulang-ulang mulai awal hingga akhir. Konten yang tidak bermutu semacam ini sangat tidak disukai oleh pembaca dan juga Google.

Pilih Template yang Kurang Pas

Kesalahan terakhir yang juga sering dilakukan oleh para pemula saat membangun situs atau blog adalah pemilihan template yang kurang pas. Inti dari pemilihan template ini sebenarnya cukup sederhana, yaitu user friendly dan kecepatannya.

Arti user friendly yang ditujukan untuk template adalah mudah dipahami oleh setiap pengunjung serta tidak membingungkan. Sedangkan kecepatan disini maksudnya adalah dalam hal loading serta tidak berat saat dibuka.

Padahal, ada banyak sekali template yang bagus dan gratis yang sesuai dengan 2 spesifikasi tersebut di atas. Anda hanya perlu menyesuaikannya saja dengan tema dan poin-poin penting lainnya.

Intinya, hindari melakukan kesalahan-kesalahan tersebut dan utamakan pada pembuatan konten yang berkualitas dan enak dibaca. Fokuskan pada langkah-langkah yang berbasis  SEO agar penghasilan yang diperoleh dari Google AdSense bisa maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *